Mengapa Jaringan Satelit Menjadi Alternatif Komunikasi di Masa Depan?

satelit komunikasi masa depan

Mengapa Jaringan Satelit Menjadi Alternatif Komunikasi di Masa Depan?

Internet adalah alat komunikasi di masa depan yang wajib Anda. Media informasi terus mengalami perkembangan dari masa ke masa.

Pada zaman dulu, Anda mungkin masih mengandalkan koran, majalah, radio, dan televisi untuk mengetahui informasi terkini. Kini seolah semua bisa berada dalam genggaman Anda melalui teknologi internet dan smartphone.

Walaupun begitu, internet yang mengandalkan BTS atau pemancar permukaan tanah tidak selalu dapat menjangkau seluruh daerah. Beragam teknologi baru pun mulai dikembangkan.

Salah satunya adalah memperbarui teknologi modem internet satelit yang ada. Ada beberapa alasan mengapa jaringan satelit dapat diandalkan sebagai alternatif komunikasi di masa depan, di antaranya sebagai berikut.

Kemampuan komunikasi lebih jernih

Telepon berbasis BTS di permukaan tanah menawarkan kemudahan dalam berkomunikasi. Namun, tidak jarang menjadi tidak maksimal ketika berada di sebuah tempat terpencil.

Akibatnya, komunikasi menjadi terhalang, terutama saat melakukan komunikasi berbasis suara ataupun video.

Suara dan gambar video menjadi tidak jernih atau bahkan tidak bisa sama sekali karena sinyal tidak stabil.

Menggunakan modem internet satelit menjadi alternatif untuk menghindari kendala tersebut. Karena dipancarkan melalui BTS yang berada di luar angkasa, jaringan internet satelit dapat menjangkau seluruh daerah.

Apabila jaringan GSM terputus, sinyal jaringan satelit masih tetap bisa digunakan dalam kondisi ekstrem sekalipun.

Telepon satelit juga kerap kali digunakan oleh para jurnalis maupun militer di medan perang untuk mengabarkan situasi terkini secara cepat dan tanpa kendala.

Seperti yang sering digunakan oleh militer dan jurnalis Amerika Serikat dalam Perang Irak maupun Perang Teluk bahkan hingga saat ini.

Peranti canggih dalam mendukung misi luar angkasa

Di abad ini banyak negara besar berlomba-lomba dalam misi luar angkasa. Sebut saja Amerika Serikat, Rusia, China, Kanada, Jepang, dan terakhir ada India.

Misi luar angkasa haruslah dipersiapkan secara matang oleh astronot, teknisi, bahkan para pejabat di sebuah negara mengingat risiko dan biaya yang dikeluarkan tidaklah sedikit.

Untuk itu, teknologi satelit berperan penting dalam misi luar angkasa. Mulai dari membawa astronot ke luar angkasa, mengirim logistik, serta peralatan yang dibutuhkan.

Tak kalah penting lagi adalah komunikasi bagi para astronot dan kru pesawat luar angkasa. Kecepatan akses dan kestabilan jaringan sangatlah penting.

Maka, tak heran teknologi satelit selalui diperbarui oleh perusahaan-perusahaan besar yang bergerak di bidang eksplorasi luar angkasa.

Jika komunikasi menggunakan internet satelit berhasil dengan baik, keberadaan dan kondisi astronot beserta kru pesawat luar angkasa akan makin mudah dipantau. Sebagaimana dilansir dari laman The Atlantic, NASA juga mengembangkan teknologi telepon satelit berbasis smartphone.

Teknologi yang ramah lingkungan

Isu lingkungan yang semakin merebak membuat banyak perusahaan besar mulai memutar otak menciptakan produk yang ramah lingkungan, termasuk perusahaan elektronik.

Jika Anda menggunakan telepon seluler mungkin baterai harus beberapa kali diisi ulang menggunakan aliran listrik. Coba Anda hitung, berapa pula daya listrik yang dikeluarkan?

Tetapi jika Anda menggunakan telepon satelit, Anda bisa menghemat listrik untuk mengisi ulang baterainya.

Selain tahan lama, baterai telepon satelit juga dilengkapi peranti tenaga surya. Jadi, di saat Anda berada di sebuah tempat yang tidak memiliki akses listrik, Anda bisa mengisi ulang dengan memanfaatkan sinar matahari.

Solusi bantuan di tengah bencana

Bencana memang tak dapat direncanakan. Ketika terjadi bencana seperti gempa bumi, banjir bandang atau, bencana lain yang mengakibatkan kehancuran, komunikasi berbasis seluler kemungkinan besar akan terganggu.

Seperti baru-baru ini yang terjadi di negara kita tepatnya di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Untuk itulah pemerintah bersama jajaran Kementerian Komunikasi dan Informatika bertindak cepat dengan mengirimkan bantuan berupa akses telekomunikasi melalui mobil kebencanaan.
Selain lengkap dengan peranti kelistrikan, mobil kebencanaan tersebut juga dilengkapi oleh telepon satelit.

Untuk memaksimalkan pelayanan provider, digunakan tiga jaringan, yakni Inmarsat, Thuraya, dan satu lagi milik Indonesia PSN.

Adanya mobil penyebaran informasi dari lokasi bencana tersebut dapat dengan mudah diketahui oleh publik.

Mengingat besarnya manfaat jaringan satelit, tidak mustahil jika di kemudian hari peranti komunikasi ini menjadi salah satu alternatif di masa mendatang. Bagaimana menurut Anda?

Referensi : Why Satellite Phones are the Future of Communication

______________

PT. Mega Sarana Satelit (MSS) adalah official partner Thuraya di Indonesia.  MSS berdedikasi dalam menyediakan solusi komunikasi terutama di lokasi yang terpencil atau sulit dijangkau seperti di daerah lepas pantai (offshore), pegunungan, hutan, bahkan udara (untuk penerbangan).  Bentuk solusi kami adalah penjualan teknologi komunikasi satelit antara lain modem internet satelit, hp satelit dan telepon satelit.  Hubungi kami jika ada pertanyaan seputar komunikasi melalui jaringan satelit.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *