Peran Satelit Dalam Penanggulangan Bencana

satelit dalam penanggulangan bencana

Peran Satelit Dalam Penanggulangan Bencana

Teknologi satelit dapat digunakan untuk penanggulangan bencana maupun mengurangi dampak bencana. Untuk memperkecil dampak negatif dan mengurangi jumlah korban akibat bencana, teknologi satelit dapat digunakan untuk memprediksi tsunami, gempa bumi, gunung meletus, dan aktivitas meterologi lainnya.

Namun, sebenarnya teknologi satelit juga punya banyak peran lain dalam penanggulangan bencana. Ini dia beberapa di antaranya.

Deteksi dini

Risiko bencana yang dihadapi Indonesia sangat tinggi. UNISDR (United Nations International Srtategy for Disaster Reduction) menyebut bahwa terkait potensi terjadinya tsunami, Indonesia menempati peringkat pertama dari 265 negara di dunia.

Teknologi satelit dapat digunakan untuk deteksi dini yang dapat meningkatkan efektivitas proses pengurangan risiko pasca terjadinya bencana.

Mitigasi

Teknologi satelit bermanfaat untuk mitigasi bencana, baik fisik maupun non fisik, yang dapat mereduksi kerugian material dan non material.

Teknologi satelit sangat tepat untuk pencegahan dan membangun sistem monitoring. Hal ini dilakukan melalui sistem penginderaan jarak jauh dan bisa diandalkan dalam skala luas.

Satelit juga dapat digunakan untuk menentukan tingkat kerincian objek, sifat signature spektral, periode ulang monitoring, dan tampilan data. Hal ini bisa mencakup resolusi spektral, resolusi spasial, resolusi temporal, dan resolusi radiometrik.

Baca juga tentang bagaimana Thuraya membantu Badan SAR dalam menjalankan misi penyelamatan.

Interpretasi visual

Data penginderaan jarak jauh yang diperoleh dari teknologi satelit merupakan teknik yang baik untuk memetakan daerah bencana.

Datanya menggambarkan distribusi spasial daerah dalam suatu periode tertentu. Data bisa didapatkan dengan interpretasi visual dan pengolahan citra digital seperti teksnik klasifikasi.

Data lingkungan di mana bencana terjadi juga dapat diketahui seperti geologi, topografi, hidrologi, vegetasi, geomorfologi, dan lainnya.

Teknologi satelit yang memantulkan sinyal panggilan ke satelit di luar angkasa memungkinkan ribuan jumlah sensor untuk mengumpulkan data yang saling terhubung secara nirkabel.

Data akurat

Satelit dapat memberikan data yang akurat, real-time, dan stabil terkait bencana alam. Misalnya seperti tanah longsor, gempa bumi, dan banjir—lengkap dengan besarnya frekuensi dan informasi lokasi kejadian.

Data elemen yang hancur karena bencana seperti pemukiman penduduk, infrastruktur, sosial dan ekonomi juga bisa tersedia dengan menggunakan satelit.

Selain itu, teknologi satelit juga dapat memberikan data lapangan yang lengkap, spesifik, dan terintegrasi dengan teknologi-teknologi kebencanaan yang ada.

Data yang terkumpul sangat krusial untuk menentukan langkah penyelamatan selanjutnya pasca terjadi bencana. Bahkan tersedia pula data sumber-sumber pertolongan seperti pemadam kebakaran hingga rumah sakit terdekat.

Data rinci

Satelit mempunyai kemampuan merekam kejadian dan wilayah bencana dengan rinci. Informasi spasial (ruang) dapat direkam dan dipetakan.

Perekaman dapat dilakukan dengan periode berulang sehingga bermanfaat untuk manajemen bencana. Data yang dikumpulkan akan ditata, dianalisis, dan ditayangkan.

Visualisasi situasi darurat bencana sangat efektif sehingga dapat mengetahui dengan baik lokasi mana yang merupakan daerah berbahaya melalui modeling dan proses analisis.

Jangkauan luas

Teknologi satelit dapat menjangkau area yang tak bisa diakses oleh teknologi biasa. Jangkauannya sangat luas, bahkan di daerah terpencil yang tidak terhubung jaringan telepon sehingga mudah memantau daerah yang ada dalam kondisi porak poranda akibat terjadinya bencana alam.

Satelit meteorologi yang biasa digunakan untuk aplikasi kebencanaan yaitu orbit geostasioner (GOES: METEOSTAT, GMS, INSAT, GOMS) dan orbit polar (POES: NOAA dan SSM/I).

Orbit geostasioner menghasilkan citra gelombang tampak (VIS) dan inframerah (IR) setiap setengah jam. Sedangkan, orbit polar memutari bumi dua kali sehari dan menyediakan citra VIS, IR, dan gelombang mikro.

Bencana alam memang tidak bisa diprediksi, namun risikonya bisa dikurangi. Kerusakan yang ditimbulkan bisa direduksi dan nyawa bisa lebih banyak diselamatkan, salah satunya dengan penggunaan teknologi satelit.

Dengan kemampuan inovatif dan luar biasa yang dimilikinya, satelit mampu membuat masyarakat lebih siap menanggulangi terjadinya bencana alam.

Sumber reference : How Satellites Save Lives

______________

PT. Mega Sarana Satelit (MSS) adalah official partner Thuraya di Indonesia.  MSS berdedikasi dalam menyediakan solusi komunikasi terutama di lokasi yang terpencil atau sulit dijangkau seperti di daerah lepas pantai (offshore), pegunungan, hutan, bahkan udara (untuk penerbangan).  Bentuk solusi kami adalah penjualan teknologi komunikasi satelit antara lain modem internet satelit, hp satelit dan telepon satelit.  Hubungi kami jika ada pertanyaan seputar komunikasi melalui jaringan satelit.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *