4 Mitos dan Fakta Seputar Internet Satelit

Mitos Internet Satelit

4 Mitos dan Fakta Seputar Internet Satelit

Internet satelit hingga saat ini mungkin masih terasa belum begitu familiar. Penyebabnya tak lain adalah karena penggunaan internet satelit yang masih terbatas pada kalangan tertentu saja.

Hal ini kemudian membuat hal-hal tentang internet satelit menjadi susah untuk diketahui dengan pasti sehingga muncul berbagai anggapan.

Nah, untuk mengetahui apakah suatu anggapan tentang internet satelit merupakan mitos atau fakta, Anda bisa melihat penjelasannya berikut ini.

1. Internet satelit lambat

Jawaban: Mitos

Internet satelit memang dulunya memiliki kecepatan yang sangat rendah. Bahkan pada waktu tertentu kecepatan download tertinggi hanya mencapai 750 kb per detiknya.

Namun, hal tersebut terjadi di masa lalu. Saat ini dengan bantuan teknologi termutakhir, internet satelit juga memiliki kecepatan tinggi yang bersaing dengan internet via DSL dan kabel.

2. Penerimaan sinyal internet satelit cenderung lama

Jawaban: Fakta

Anda mungkin membayangkan bahwa internet satelit akan membutuhkan waktu yang lama untuk menerima sinyal. Hal ini karena sinyal yang digunakan berasal dari satelit yang ada di luar angkasa.

Ternyata, anggapan ini salah. Penerimaan sinyal yang lama saat menggunakan internet satelit disebabkan oleh latensi.

Latensi dalam komputasi adalah saat proses transfer data mengalami penundaan. Untuk kasus internet sendiri, latensi adalah waktu yang dibutuhkan data saat dikirimkan dan diterima.

Seperti yang telah Anda ketahui, data dari internet satelit harus melalui banyak tahapan. Dimulai dari perangkat Anda, menuju provider, lalu ke satelit, dan kembali lagi.

Meski demikian, hal ini tidak akan terlalu menghambat aktivitas internet Anda. Apabila Anda melakukan hal-hal semacam browsing, berkirim surel, atau menerima gambar, latensi tidak akan terlalu menghambat.

Lain halnya jika Anda menggunakan internet untuk aktivitas semacam game online yang membutuhkan data besar, latensi akan sangat berpengaruh.

3. Cuaca buruk menghambat internet satelit

Jawaban: Mitos/Fakta

Untuk poin ini, jawabannya bisa antara mitos dan fakta. Fakta karena beberapa kondisi cuaca yang buruk seperti badai petir memang bisa memengaruhi internet satelit.

Namun, hal ini hanya akan terjadi sementara. Di saat cuaca membaik, internet satelit juga akan berfungsi normal kembali. Ini bisa terjadi karena petir mampu menghambat sinyal internet satelit.

Sementara itu, jika cuaca buruk yang dimaksud adalah badai angin, internet satelit tidak akan terlalu terpengaruh.

Badai angin ini mungkin akan menumbangkan pohon atau tiang listrik yang bisa menghambat koneksi internet melalui DSL atau kabel.

Namun, tidak demikian dengan internet satelit. Penerimaan sinyal akan tetap berjalan meski terjadi badai seperti ini.

4. Internet satelit mahal

Jawaban: Mitos

Anggapan ini mungkin didasari oleh perangkat internet satelit yang lebih mahal jika dibandingkan dengan perangakt internet biasa (kabel atau DSL).

Modem atau router internet satelit memang bisa berharga jutaan rupiah. Namun, untuk pembelian datanya sendiri, saat ini telah banyak perusahaan yang menyediakan paket internet satelit yang terjangkau dan bersaing.

Anda cukup mencari tahu provider manakah yang bisa memberikan paket internet satelit murah. Untuk penggunaan di dalam wilayah Indonesia, Anda bisa menggunakan layanan internet satelit dari provider Mega Sarana Satelit (MSS).

Provider ini telah berpengalaman menangani beragam klien yang membutuhkan internet satelit untuk medan yang sulit.

Dengan MSS, Anda juga bisa menentukan perangkat mana yang tepat untuk kebutuhan. Berpartner dengan Thuraya, MSS menyediakan beragam perangkat yang mendukung koneksi internet satelit.

Kini Anda sudah tahu anggapan mana yang termasuk mitos dan fakta saat berbicara tentang internet satelit.

Melalui penjelasan di atas, semoga kini Anda jadi lebih yakin menggunakan internet satelit demi melancarkan komunikasi Anda.

Source : Satellite internet myths and facts

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *