5 Buku Survival yang Wajib Dibaca oleh Anda yang Suka Berpetualang

buku berpetualang

5 Buku Survival yang Wajib Dibaca oleh Anda yang Suka Berpetualang

Jika Anda suka berpetualang, Anda tentu tidak mudah takut dengan segala kemungkinan terburuk saat melakukannya, bukan?

Tapi tetap saja, akan lebih baik jika Anda mengumpulkan berbagai informasi yang berguna. Misalnya saja buku survival yang memberi Anda kesempatan masuk ke dalam pikiran dan pengalaman seseorang mengenai situasi hidup atau mati tanpa perlu menghadapinya sendiri.

Penasaran? Berikut lima buku tentang berpetualang yang wajib Anda baca!

Into Thin Air – Jon Krakauer

Buku petualangan ini membahas mengenai pengalaman berada di puncak tertinggi di dunia. Jon Krakauer menyuguhkan cerita mengenai waktu 24 jam pada tahun 1996 ketika delapan orang tewas mendaki gunung dalam tiga ekspedisi berbeda.
Kala itu merupakan hari paling mematikan di Everest. Krakauer membagikan peristiwa dramatis yang ia alami tentang komersialisasi pendakian Everest. Anda akan dihadapkan pada cerita mencekam sekaligus menggelitik di saat bersamaan.

Alive – Piers Paul Read

Buku survival karya Piers Paul Read ini merupakan salah satu buku survival best seller sepanjang masa. Pada tahun 1972, terjadi kecelakaan pesawat di Andes. Pesawat tersebut membawa tim rugby dari Uruguay bersama keluarga dan teman-temannya.

Hanya 16 dari 45 penumpang yang berhasil selamat. Suhu kala itu di bawah nol dan lokasi tabrakan berada di pegunungan yang sulit dicapai hingga tim penyelamat menghentikan pencarian dalam beberapa hari.

Namun, para korban yang selamat mampu bertahan selama 72 hari sebelum akhirnya tim penyelamat kembali untuk menyelamatkan mereka.

Mereka bertahan dengan menjatah makanan yang ditemukan pada reruntuhan dan kemudian memakan rekan-rekan mereka yang sudah mati, di mana dagingnya telah diawetkan dalam kedinginan.

Kisah ini kemudian ditulis oleh Read dua tahun setelah kejadian dan bukunya dibuat menjadi film yang dibintangi oleh Ethan Hawke.

Barbarian Days: A Surfing Life – William Finnegan

Barbarian Days: A Surfing Life - William Finnegan

Buku ini bercerita tentang kehidupan yang dihabiskan dengan menantang ombak-ombak berbahaya dan rangkaian pengalaman hampir mati yang banyak sekali.

William Finnegan dibesarkan di California dan Hawaii pada tahun 1960-an. Ia bisa berselancar setiap hari dan kala itu mengalami revolusi shortboard.

Pada tahun 1970-an, Finnegan bersama seorang teman berselancar ke Pasifik menggunakan peta laut.
Di sana, mereka berkemah di pantai laut untuk menghindari ular laut dan bertahan hidup dengan makanan kaleng.

Ia melanjutkan perjalanan dengan berselancar di tempat yang berangin, menghadapi ombak dingin di Cape Town dan San Fransisco, gelombang besar di Madeira, hingga wipeout di Oahu.

Buku ini merupakan buku petualangan berselancar mengagumkan yang ditulis oleh Finnegan sendiri. Ia juga merupakan seorang staf penulis untuk The New Yorker.

Between a Rock and a Hard Place – Aron Ralston

Between a Rock and a Hard Place - Aron Ralston

Selain Alive, Between a Rock and a Hard Place juga mengisahkan perjuangan bertahan hidup yang cukup mengerikan.

Buku yang ditulis oleh Aron Ralston ini menceritakan kisah pendakian di lembah Utah terpencil yang berakhir buruk. Di sebuah ngarai yang dalam dan sempit, batu besar terlepas dan jatuh menjepit pergelangan tangan Ralston ke dinding ngarai.

Ia terjebak dan putus asa selama enam hari dengan makanan, minuman, dan pakaian hangat yang terbatas.

Akhirnya ia menyadari bahwa ia memiliki satu jalan keluar, yaitu dengan mengamputasi tangannya sendiri. Buku ini kemudian dibuat menjadi film dengan judul 127 Hours yang disutradari oleh Danny Boyle.

The Long Walk: The True Story of a Trek to Freedom – Slavomir Rawicz

The Long Walk: The True Story of a Trek to Freedom - Slavomir Rawicz

Buku survival klasik ini diterbitkan pada tahun 1956. Penulisnya, Slavomir Rawicz, adalah seorang perwira tentara Polandia muda.

Pada awal Perang Dunia II, dia ditangkap oleh orang-orang Rusia dan dijatuhi hukuman 25 tahun di kamp kerja paksa Gulag yang terkenal di Siberia.

Menyadari bahwa nasib tersebut berarti kematian, dia melarikan diri bersama enam teman lainnya menyeberangi jalur kereta api trans-Siberia, Gurun Gobi dengan berjalan kaki dan akhirnya berakhir di Tibet sembilan bulan kemudian.

Itulah buku-buku yang cocok dan harus Anda baca jika Anda suka petualangan. Dengan membaca banyak kisah petualangan, Anda bisa mendapatkan gambaran jika nanti Anda dihadapkan pada situasi yang kurang lebih sama.

Salah satu hal yang penting setelah membaca buku-buku ini adalah jika Anda sering berpetualang, sering berpergian, memiliki pekerjaan dengan risiko tinggi terjebak di tempat terpencil, sangat penting bagi Anda untuk memliki alat komunikasi yang bisa mengakses daerah tak terjangkau.

Dengan begini, Anda dapat bertahan hidup terlepas dari kondisi yang mungkin akan Anda hadapi nantinya. Semoga buku-buku tersebut dapat menginspirasi Anda!

Sumber : The 10 Best Survival Books Which All Would-Be Adventurers Should Read

______________

PT. Mega Sarana Satelit (MSS) adalah official partner Thuraya di Indonesia.  MSS berdedikasi dalam menyediakan solusi komunikasi terutama di lokasi yang terpencil atau sulit dijangkau seperti di daerah lepas pantai (offshore), pegunungan, hutan, bahkan udara (untuk penerbangan).  Bentuk solusi kami adalah penjualan teknologi komunikasi satelit antara lain modem internet satelit, hp satelit dan telepon satelit.  Hubungi kami jika ada pertanyaan seputar komunikasi melalui jaringan satelit.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *